π Penyebab Kematian Soe Hok Gie
Dalam biografi yang ditulis Univesitas Indonesia, Ronny Rahman Nitibaskara lahir di Bandung 2 Juli 1943. Dia memiliki keahlian dalam bidang Antropologi. Ronny menamatkan pendidikan S1 di FISIP UI pada tahun 1970 di jurusan Kriminologi. Gelar Doktor dalam bidang Antropologi telah di raihnya pada tahun 1993 setelah menyelesaikan studinya di FISIP
Soe Hok Gie meninggal dunia pada tahun 1969 saat mendaki gunung Semeru. Meskipun telah tiada, namun tulisan dan pemikirannya hingga kini masih sering dikaji serta dijadikan inspirasi oleh kalangan aktivis di Indonesia. Berikut ini kata-kata bijak Soe Hok Gie yang inspiratif dan penuh semangat.
Peristiwa yang kemudian disebut sebagai Madiun Affair ini ternyata sangat menarik perhatian Soe Hok Gie. Lewat serangkaian penelitian, Soe Hok Gie mencoba mencari akar persoalan penyebab terjadinya peristiwa tragis ini. Dan lewat buku inilah Soe Hok Gie memberikan gambaran yang jelas dari pertanyaan-pertanyaan tentang fakta sejarah yang selama
Zaman Peralihan (buku) Buku Zaman Peralihan (Gagas Media,2005) Zaman Peralihan adalah buku yang berisi kumpulan tulisan-tulisan Soe Hok Gie tentang kondisi Indonesia pada era peralihan kekuasaan Soekarno ke Soeharto. Tulisan-tulisan tersebut merupakan tulisan Soe Hok Gie yang biasa dijumpai di media massa terbitan tahun 60-an, seperti Kompas
Soe Hok Gie punya penilaian sendiri mengenai sosok Prabowo. βIa cepat menangkap persoalan-persoalan dengan cerdas tapi naif. Kalau ia berdiam 2-3 tahun dalam dunia nyata, ia akan berubah,β tulis Soe Hoek Gie pada 25 Mei 1969 dalam 'Catatan Seorang Demonstran', yang dikutip reactips.hol.es .
Soe Hok Gie dan gunung memang sulit dipisahkan. Sejak mendirikan MAPALA bersama kawan-kawannya di Fakultas Sastra UI pada 12 Desember 1964, Hok Gie terbilang sering mengorganisasi kegiatan pendakian ke berbagai gunung tinggi di Pulau Jawa. Selain Gunung Gede, Gunung Pangrango dan Gunung Salak, Hok Gie pun tercatat pernah singgah di puncak
Sukarno Bukan Tanpa Cela, Berkali-Kali Dia Dikritik oleh Soe Hok Gie. Sukarno menutup telinganya. Nationalgeographic.co.id β Kehidupan Presiden Pertama Republik Indonesia Sukarno tidaklah luput dari cela. Tokoh nasional yang wafat di usia 69 tahun pada 21 Juni 1970 itu telah meninggalkan banyak catatan sejarah, baik dari sudut pandang dirinya
Tebal: xiv + 454. ISBN: Saya sudah pernah membaca buku ini. Kalau tidak salah pada tahun 1984 atau 1985. Saat itu saya masih kuliah. Saya meminjam buku Catatan Seorang Demonstran ini dari Purwanto Setiadi, teman satu kost. Purwanto Setiadi adalah teman kost yang keranjingan dengan buku. Ia memiliki banyak buku.
Hok Gie mengeluh kepada Arief jika hubungan cintanya selalu dihalangi oleh orangtua sang gadis. Dengan ayah pacarnya yang seorang pengusaha sukses, Gie memang telah beberapa kali bicara dan mendapat simpati atas keberanian-keberaniannya melakukan kritik kepada sesuatu yang tidak benar. βTetapi kalau anaknya diminta, dia pasti menolak.
A2tWdnU.
penyebab kematian soe hok gie